Setiap kali ada yang bilang mau jalan-jalan ke Medan, pasti
muncul komentar “Wah, makanan di Medan enak-enak tuh!” Memang Medan termasuk
salah satu kota di Indonesia yang kulinernya cukup populer. Oleh karena itu
waktu kami mampir di Medan dalam rangkaian #SumateraDulu pastinya kami
menyempatkan diri untuk berburu kuliner Medan.
Karena kuliner enak di Medan ada banyak sekali dan perut kami
cuma bisa menampung maksimal 3 kali makan berat dalam sehari, 3 hari di Medan
memang tidak cukup untuk wisata kuliner. Kalaupun mau diperpanjang jadi 1
minggu wisata kuliner di Medan, seperti bisa dipastikan saat pulang nanti jarum
timbangan akan melonjak ke kanan. Moehahaha……
Berikut ini beberapa wisata kuliner Medan yang sempat kami coba:
1.
Soto Kesawan
Ini kuliner favorit kami
di Medan. Berlokasi di Jalan Ahman Yani (Kesawan), tidak jauh dari Restoran Tip
Top dan Tjong A Fie Mansion, sebuah gerobak berada di depan warung kecil namun
selalu dipenuhi pengunjung. Kami biasanya memesan soto udang yang udangnya
banyak dan besar-besar. Kuah santannya katanya dicampur kaldu udang, rasa
gurihnya natural dan pas, tidak bikin eneq. Selain soto udang, bisa juga pakai
daging sapi, ayam ataupun jeroan. Kalau tidak salah semangkuk soto udang
dihargai Rp 25.000,- Biasanya buka pagi-pagi dan siang sekitar jam 2-3 sudah
habis.
2. Marutama Ramen (non-halal)
Ini sih memang bukan
makanan khas Medan, namun karena kami penggemar ramen maka iseng-iseng kami
coba ramen ini. Memang di Jakarta ada juga Marutama ramen, tapi kami belum pernah
coba. Our verdict: so far it’s the best ramen in Indonesia! Karena beberapa
kali kami makan ramen kuah
kental di Australia, kebanyakan
kuah ramen di Indonesia terlalu ‘ringan’. Namun menurut kami ramen di Marutama
ini rasa dan kekentalannya pas. Dagingnya juga tidak pelit seperti salah satu
ramen populer
3. Bihun Bebek Asie (Kumango)
Sebelum ke sana saya
sudah browsing-browsing tips yang ditinggalkan di foursquare mengenai tempat
ini. Dari kebanyakan tips tersebut, ada 2 kata yang sering disebut-sebut, yakni
‘enak banget’ dan ‘mahal’. Setelah mencicipinya langsung, memang harganya cukup
mahal dibandingkan makanan sejenisnya, tapi saya melihat sendiri bagaimana Om
Asie mengolah kaldu bebeknya sampai kental dan super enak rasanya. Suwiran
bebeknya pun sangat banyak hingga menutupi mangkuk. Kalau tidak salah semangkuk
bihun bebek dihargai Rp 50.000,












0 komentar :
Posting Komentar